Pencatatan keuangan adalah hal yang sangat wajib ketika menjalankan bisnis, ada banyak sekali hal yang penting untuk dipertimbangkan. Mulai dari ide usaha, manajemen bisnis itu sendiri, administrasi, strategi penjualan dan juga marketing, hingga yang berhubungan dengan keuangan. Nyaris semua jenis bisnis akan mencangkup segala hal tersebut. Entah itu bisnis besar, berbasis online, hingga UKM atau Usaha Kecil Menengah. Dari sederet hal krusial di dunia bisnis tersebut, para pebisnis sayangnya tak bisa berfokus pada semuanya. Untuk itu, mereka lantas merekrut karyawan yang kompeten di bidang mereka untuk menangani semua hal tersebut.ecommerce nusafin

Untuk UKM, tak semua bagian membutuhkan karyawan tertentu. Misalnya saja, untuk bagian akuntansi. Saat ini pengaturan keuangan untuk UKM memang sudah lebih mudah berkat adanya aplikasi pencatatan keuangan. Aplikasi keuangan ini membantu UKM dalam mengatur keuangan mereka. Bukan hanya dengan cara yang lebih mudah. Namun juga lebih tepat dan profesional. Tentunya, adanya aplikasi atau pun software khusus akan membantu memudahkan proses pengaturan keuangan ini sendiri.

Untuk mengenali lebih jelas dan juga terperinci tentang pencatatan keuangan untuk usaha kecil menengah, di bawah ini kami akan memberikan beberapa tips dan trik yang bisa diimplementasikan. Tips dan trik pengaturan keuangan yang kami berikan di bawah ini memang berfokus untuk usaha kecil menengah atau UKM. Namun bukan berarti tak bisa digunakan untuk jenis usaha lain yang lebih besar, misalnya. Di bawah ini merupakan tips dan trik tersebut:

Perhatikan performa bisnis dari segi keuangan

Ketika menjalankan usaha, Anda mungkin tak bisa berfokus pada banyak hal sekaligus. Anda mungkin akan berfokus untuk melihat bagaimana perkembangan bisnis dari segi strategi marketing yang dijalankan. Anda mungkin juga lebih berfokus pada bagaimana meningkatkan produksi misalnya. Hal tersebut wajar dan sangat bisa dipahami. Namun pada sisi lain, jangan sampai tidak memerhatikan sama sekali tentang perkembangan dan juga performa usaha dari segi keuangan.

Sistem pembayaran yang tertata

Pengaturan keuangan bukan hanya mengenai berapa untung dan rugi yang didapatkan. Juga tak hanya tentang berapa banyak modal tersisa yang Anda miliki. Sebaliknya, sistem keuangan ini juga termasuk dengan sistem pembayaran hutang dan billing. Billing menjadi salah satu bagian penting dari sistem keuangan pada UKM. Kesalahan atau kelalaian dalam perlunasan hutang, yang berarti dengan kesalahan dari sistem billing bisa membahayakan usaha yang sudah dijalankan. Tak mau bukan, usaha bermasalah karena adanya billing atau hutang yang terlewat untuk dilunasi?

Catatan pemasukan dan pengeluaran

Tips lain dari pencatatan keuangan usaha kecil menengah, tentu saja memiliki catatan pemasukan dan pengeluaran. Rasanya tak akan lengkap dari sebuah pengaturan keuangan tanpa adanya catatan pemasukan dan pengeluaran tersebut. Catatan pemasukan dan pengeluaran atau neraca ini bisa dikatakan sebagai salah satu yang paling penting dari pengaturan keuangan. Di dalam neraca tersebut, tercatat dengan mendetail dan juga terperinci setiap pemasukan dan juga pengeluaran. Sekecil apapun nilai dari pemasukan dan pengeluaran, harus tercatat di dalam neraca.

Nantinya, akan ada keterangan berapa banyak jumlah pemasukan dan pengeluaran dalam periode tertentu. Sehingga Anda bisa memperkirakan mengenai kerugian atau keuntungan usaha.

Menggunakan aplikasi keuangan, pencatatan keuangan pemasukan dan pengeluaran dibuat lebih ringkas serta dinamis. Beberapa bagian akan berlangsung secara otomatis, seperti pemasukan berdasarkan dari tagihan serta billing. Serta pengeluaran yang nantinya dikurangi dari catatan hutang. Namun Anda juga bisa meng-input data pemasukan dan pengeluaran ini secara manual.

Untuk itu dengan aplikasi keuangan seperti Nusafin, Anda akan dengan mudah memperhatikan performa bisnis dari segi keuangan. Memeriksa dan juga melakukan review performa UKM dari segi keuangan cukup dari bagian dashboard. Di bagian ini, terdapat grafik yang memperlihatkan secara jelas dan ringkas bagaimana performa bisnis Anda. Selain itu, juga ada widget yang membantu Anda untuk memerhatikan performa dari usaha yang dijalankan.

Sistem billing dan pembayaran pada aplikasi ini terbagi menjadi beberapa bagian. Mulai dari pemberitahuan, hingga riwayat aktifitas penagihan. Akan ada pemberitahuan yang menunjukkan peristiwa penting dan juga pengingat tagihan. Jadi tak akan terjadi lagi Anda lupa tanggal jatuh tempo untuk tagihan.

Selain itu juga ada pembuatan fraktur serta penagihan otomatis. Pada saat sudah tanggal jatuh tempo, akan akan verifikasi pembayaran otomatis. Semua sistem pembayaran ini akan terekam di dalam catatan pemasukan dan pengeluaran di dalam aplikasi Nusafin.

Aplikasi Nusafin memang memberikan banyak sekali kemudahan untuk pencatatan keuangan. Tak hanya dari satu sisi saja, Namun juga dari sederet elemen berbeda. Selain itu, tak hanya lengkap serta akurat, aplikasi Nusafin memberikan jaminan keamanan data pengguna. Sistem keamanan data yang sudah terenkripsi memastikan tak ada kebocoran data yang Anda masukan ke dalam aplikasi.